Menang Lomba se Asia Pasific, 5 Siswa SMK Peroleh Apresiasi Berupa Uang Jutaan Rupiah

5 siswa SMK Muhammadiyah Kudus saat menerima apresiasi prestasi dari Djarum Foundation. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

5 siswa SMK Muhammadiyah Kudus saat menerima apresiasi prestasi dari Djarum Foundation. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Para siswa yang memenangkan perlombaan, mendapatkannya dengan cara yang tidak mudah. Melainkan, mereka harus berlomba dari perlombaan acara online.

Satu dari lima siswa yang memenangkan, Muhammad Abdul Haq, mengatakan kesulitan dalam mendapatkan juara. Dia yang kini duduk di bangku kelas XII itu, harus melewati beberapa tahapan dalam kemenangannya.

”Ada tiga tahapan yang kami lalui. Pertama mengerjakan soal dengan cepat. Waktu itu 60 soal dalam waktu satu jam pilihan ganda,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Semua soal yang dihadirkan menggunakan bahasa Inggris. Begitu pun dengan persoalan kedua yang berupa esai, serta aplikasi jaringan.

Namun, setelah dikerjakan, akhirnya dia memenangkan. Hanya kesulitan yang dialami adalah pada pertanyaan yang sangat detail serta waktu yang mepet. Sedangkan untuk soal bahasa Inggris, tidak ada masalah.

Perlombaan itu, dilakukan khusus untuk sekolah yang menerapkan Cisco. Saat ini, baru 45 institusi setingkat SMA/SMK yang aktif menerapkan kurikulum Cisco dari total 162 institusi di seluruh Indonesia.

Primadi H Serad selaku Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation mengatakan, Djarum Foundation memberikan apresiasi prestasi kepada para pemenang dari SMK Muhammadiyah Kudus. Juara pertama diraih Muhammad Abdul Haq menerima hadiah sebesar lima juta rupiah, juara kedua diraih Ghozi Fawwas Atstsaqofi, menerima empat juta rupiah.

Tiga siswa SMK Muhammadiyah lainnya: Yuan Anggara Putra, Hernandytya Yulianto Putra dan Muhammad Alan Nur menyabet peringkat empat, peringkat lima ITE dan peringkat empat belas untuk CCENT, masing masing menerima tiga juta rupiah.

Dua orang guru pendamping yang selama ini menjadi pembimbing para siswa berprestasi tersebut juga menerima apresiasi masing-masing sebesar lima juta rupiah. Mereka adalah Bapak Eko Wahyudi dan Bapak Alex Hassanudin.

”Harapan kami, dengan adanya apresiasi prestasi ini turut membangkitkan semangat para siswa untuk dapat berprestasi dan terus berusaha yang terbaik, yang mana nantinya sangat bermanfaat dalam menghadapi dunia kerja,” ujarnya. (FAISOL HADI/TITIS W)