Selama Libur Panjang, Ada Seribu Orang Kunjungi Museum Banjarejo

Selama liburan ini Museum Banjarejo ramai dikunjungi wisatawan yang penasaran akan benda-benda purbakala. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Selama liburan ini Museum Banjarejo ramai dikunjungi wisatawan yang penasaran akan benda-benda purbakala. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Pilihan orang mengisi libur panjang ternyata tidak hanya dilakukan pada objek wisata terkenal saja. Keberadaan ’museum’ Desa Banjarejo ternyata juga mengundang daya tarik pengunjung selama libur panjang natal dan tahun baru ini.

Indikasinya, bisa dilihat dengan ramainya pengunjung ke desa yang berjarak sekitar 50 km dari Kota Purwodadi itu. Tujuan utamanya tentu saja untuk melihat koleksi benda purbakala dan cagar budaya yang disimpan di rumah Kepala Desa Banjarejo Ahmad Taufik.

”Kebetulan saya ada rencana ke rumah family di Kecamatan Wirosari yang mau punya gawe. Sekalian, saya ajak anak istri untuk melihat koleksi benda kuno di Banjarejo. Selama ini, saya sering menyimak kabar Desa Banjarejo dari media online,” kata Pramono, warga asal Wirosari yang sudah lama menetap di Surabaya.

Tidak hanya dari luar kota saja, pengunjung lokal dari wilayah Grobogan juga banyak yang bertandang ke Banjarejo. Kebanyakan, mereka ini datang secara rombongan. Ada yang naik sepeda motor dan mobil pribadi. Beberapa waktu sebelumnya, ada pula rombongan pengunjung yang datang naik sepeda.

”Liburan kali ini, saya tidak mengajak keluarga piknik ke luar kota seperti biasanya. Maklum kondisi ekonomi lagi tidak memungkinkan. Makanya, saya ajak saja jalan-jalan lihat koleksi benda-benda kuno dan bersejarah,” cetus Agus Triyono, warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh.

Sementara itu, Kades Banjarejo Ahmad Taufik mengakui jika animo masyarakat untuk berkunjung ke desanya memang luar biasa. Tepatnya, setelah heboh adanya penemuan bangunan kuno mirip pondasi dari tatanan batu bata di Dusun Nganggil, (12/10/2015) lalu. Sejak saat itu, sudah ada ribuan orang yang berkunjung untuk melihat dari dekat benda kuno tersebut.

Pengunjung makin naik jumlahnya seiring adanya penemuan terus hingga saat ini. Baik dan hewan purba itu. Penemuan benda purbakala maupun cagar budaya.

”Khusus untuk liburan panjang bersamaan dengan natal dan tahun baru, pengunjungnya memang cukup banyak. Dalam dua minggu terakhir, kemungkinan ada 1.000 pengunjung yang datang. Beberapa di antaranya bahkan ada yang datang dari Kalimantan,” katanya. (DANI AGUS/TITIS W)