Apa Saja Peristiwa Fenomenal di Rembang Selama 2015? Simak yang Berikut Ini

REMBANG – Banyak peristiwa unik, menarik, sekaligus menghebohkan yang terjadi selama 2015 di Rembang. Berikut redaksi MuriaNewsCom merangkumnya.

1. Peristiwa 03 Januari
Sopir Angkutan Umum Tolak Turunkan Tarif

Sejumlah sopir angkutan umum di wilayah Rembang menolak menurunkan tarif. Padahal pemerintah telah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sejak Kamis (1/1) pukul 00.00 WIB. Untuk premium dari Rp 8.500 menjadi Rp 7.600 per liter, sedangkan solar turun menjadi Rp 7.250 per liter dari harga semula Rp 7.500 per liter.

2. Peristiwa 10 Februari
Pemkab Abaikan Aksi Tutup Mulut Kepala Desa

Pemkab Rembang mengabaikan aksi tutup mulut sejumlah kepala desa di Kecamatan Pamotan yang dilakukan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Pasalnya aksi tersebut dinilai tidak berpengaruh dalam penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2016. Sebab upaya aksi tutup mulut itu dilakukan para kepala desa dengan substansi yang tidak berkaitan dengan Musrenbang.

3. Peristiwa 03 Maret
Warga Sendang Mulyo Blokir Jalan Pabrik Pokphand

Sejumlah warga Desa Sendang Mulyo Kecamatan Gunem memblokir akses masuk menuju pabrik pembibitan ternak ayam milik PT Charoen Pokphand Indonesia di wilayah setempat pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Sebuah batu besar berdiameter berukuran dua meter diletakkan warga di tengah jalan agar kendaraan pabrik tidak bisa melintas.

4. Peristiwa 3 April
TPI Sarang Rusak Dihajar Lesus

Proses Lelang Mandek, 3 Pedagang Luka-luka

Atap bangunan TPI Sarang di Desa Sarang Meduro dilaporkan rusak parah akibat dihajar angin puting beliuang, Jumat (3/4) siang sekitar pukul 13.30, kemarin. Itu terjadi saat hujan disertai angin mengguyur wilayah Rembang bagian timur tersebut.

5. Peristiwa 21 Mei
Festival “Nglelet” di Rembang

Sebagai wujud kepedulian dalam nguri-nguri kebudayaan lokal yang ada di Kabupaten Rembang, manajemen murianews.com bekerja sama dengan PR Sukun berencana menggelar Festival “Nglelet” kopi, di kompleks Dampo Awang Beach (DAB) Taman Rekreasi Pantai Kartini Rembang pada Sabtu (23/5/2015). “Nglelet” atau bisa juga disebut juga dengan sebutan melukis rokok dengan ampas kopi ini merupakan kebiasaan khas warga Kota Garam.

MuriaNewsCom

MuriaNewsCom

6. Peristiwa 26 Juni
Bupati Rembang Anggap Kebijakan 5 Hari Sekolah Merugikan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah mengeluarkan surat edaran tentang kebijakan lima hari sekolah di Jateng. Namun Pemkab Rembang menolak kebijakan tersebut, karena dianggap akan berdampak pada terganggunya pendidikan diniyah siswa di Kota Garam.

7. Peristiwa 10 Juli
15 Desa di Rembang Sulit Cari Air Bersih

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang mulai bersiap menyalurkan bantuan air bersih. Sebab sudah ada 15 desa yang tersebar di empat kecamatan yang mulai dilanda bencana kekeringan di musim kemarau tahun ini.

MuriaNewsCom

MuriaNewsCom

8. Peristiwa 21 Agustus
Belasan Hektare Tebu di Rembang Hangus Dilalap Api

Kekeringan yang melanda Kabupaten Rembang, selain membuat warga kesulitan air, juga membuat petani menelan kerugian. Pasalnya, belasan hektare lahan tebu ikut hangus terbakar.

9. Peristiwa 24 September
Ada Hewan Kurban Berbakteri Ditemukan di Rembang

Sejumlah hewan kurban di Kabupaten Rembang ditemukan mengandung bakteri. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan tim pemnatau kesehatan yang disebar pemkab setempat di sejumlah tempat pemotongan hewan kurban, Kamis (24/9/2015).

10. Pilkada Serentak 9 Desember
Pada tanggal itu, Rembang menyelenggarakan Pilkada serentak

Ada tiga pasangan calon. Yakni pasangan nomor 1 Hamzah-Ridwan. 2. Pasangan nomor 2 Sunarto-Kuntum, serta pasangan nomor 3 Hafiz-Bayu. Pasangan nomor 3 menjadi pemenangnya.

MuriaNewsCom

MuriaNewsCom

11. Peristiwa 28 Desember
Pemkab Rembang Fokus Tingkatkan Kualitas Air untuk Bisa Raih Adipura

Tahun 2015 ini, Rembang kembali gagal meraih penghargaan bergengsi Adipura. Namun, pada tahun depan Rembang menargetkan dapat meraih Adipura. Untuk bisa mencapai hal itu, Pemerintah Kabupaten Rembang akan memprioritaskan terkait peningkatan kualitas air. (TITIS W)