Trotoar di Komplek Alun-alun Rembang Ambrol

Kabid Kebersihan dan Drainase pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten RembangMukhamad Rokhim meninjau lokasi trotoar yang ambrol. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Kabid Kebersihan dan Drainase pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten RembangMukhamad Rokhim meninjau lokasi trotoar yang ambrol. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Trotoar di komplek Alun-alun Rembang, tepatnya di pojok selatan depan SD Kutoharjo IV ambrol. Proses perbaikan pun segera dilakukan pada Rabu (30/12/2015).

Kabid Kebersihan dan Drainase pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang Mukhamad Rokhim mengatakan, ambrolnya trotoar itu dikarenakan pondasi penahan tergerus limbah buangan dari pedangan kaki lima (PKL) yang menempati. “Ini ambrol karena pondasinya terkena buangan air limbah PKL,” ungkapnya ketika ditemui MuriaNewsCom di lokasi.

Menurutnya, trotoar yang ambrol itu baru diketahui Selasa pagi, namun kejadiannya sudah Senin malam yang lalu. Sedangkan hari ini, perbaikan trotoar itu langsung dilakukan. “Diketahui ambrol kemarin pagi, jadi ambrolnya Senin malem. Tapi, tadi langsung diperbaiki,” jelasnya.

Ditambahkannya, waktu perbaikan kira-kira membutuhkan waktu satu minggu. Karena, perlu dilakukan pembongkaran pondasi dasar agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di tempat yang sama. Selain itu, pondasi dasar juga akan dipertebal, mengingat tumpukan cor penutup lebih tebal dan lebih berat.

Sementara, terkait langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi di lokasi lain, pihaknya berencana akan membuatkan larangan bagi para pedangan PKL di kawasan Alun-alun Rembang untuk tidak membuang limbah di saluran air.

“Kalau dilihat kasus seperti ini, langkah antisipasi yang akan kami lakukan yakni dengan membuat kesepatanan kepada temen PKL, agar nantinya tidak membuang limbah di jalan air atau ke saluran. Karena, biasanya limbah tersebut mengandung sampah, jadi menyumbat jalan air. Kemudian merembes dan merusak tepian jalan,” pungkasnya. (AHMAD WAKID/KHOLISTIONO)