Video – Penjualan Terompet di Jepara Cenderung Menurun

Purwanto, salah satu perajin terompet di Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Purwanto, salah satu perajin terompet di Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Terompet, menjadi benda yang tak terpisahkan bagi sebagian masyarakat dalam merayakan pergantian tahun. Hal ini, menjadi berkah tersendiri bagi para perajin terompet. Meski demikian, jika dibanding tahun-tahun lalu, penjualan terompet saat ini cenderung menurun.

Hal ini seperti yang dialami perajin terompet yang tinggal di Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Kota Jepara, Purwanto.Warga asli Kabupaten Wonogiri tersebut mengaku mengurangi jumlah terompet yang dibuat, dibanding tahun lalu. Sebab, stok terompet lama masih ada, sehingga pembuatan terompet kali ini dikurangi.

“Saya sudah belasan tahun jadi perajin terompet. Dibanding tahun-tahun lalu, sekarang cenderung berkurang jumlah ordernya,” kata Purwanto kepada MuriaNewsCom, Senin (28/12/2015).

Menurutnya, untuk harga, dia mengaku menaikkan dibanding tahun lalu. Tetapi, kenaikan harganya tidak terlalu signifikan. Dirinya mengaku hanya menaikkan harga sekitar Rp 500 saja.

“Naik sedikit saja, cuma Rp 500. Ya wajarlah, semua kebutuhan lain termasuk bahan juga ada kenaikan harga,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sejauh ini penjualan dagangannya tersebut sudah lancar. Sejumlah penjual terompet dari beberapa wilayah di Jepara mendatangi lokasi dia tinggal untuk mengambil barang. Sehingga, dia merasa tidak kesulitan untuk menjualnya. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)