Panwas Rembang Bubar Sebelum Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Masa Bhakti 2016 -2021

Panwas Pilkada Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Panwas Pilkada Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Rembang menyatakan tidak akan menghadiri pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Hal tersebut disebabkan karena masa tugas Panwas Rembang sudah habis pada bulan Maret tahun 2016. Sedangkan pelantikan kepala daerah direncanakan serentak Juni tahun depan.

Ketua Panwas Pilkada Rembang Totok Suparyanto mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 51 Tahun 2015, masa tugas panwas maksimal 12 bulan. ”Tetapi di Rembang masa tugasnya hanya 10 bulan atau sampai Maret nanti atas pertimbangan DPRD,” katanya kepada awak media, Selasa (22/12/2015).

Selain karena masa tugas yang telah purna, menurutnya, di Peraturan KPU juga tidak mengatur adanya kewajiban bagi panwas untuk mengawal sampai pelantikan. ”Kecuali jika ada Permendagri atau Perpres yang mengatur, baru ada pengawalan,” ujarnya.

Saat ini Panwas Pilkada Rembang sudah mengakhiri tugas pengawas TPS. Selanjutnya, PPL yang berakhir masa tugas pada Januari mendatang. Kemudian Panwascam akan menyusul purna setelah menerima honor di bulan Februari. ”Yang terakhir, panwas tingkat kabupaten mengakhiri masa tugas di bulan Maret,” ungkapnya.

Sisa waktu tugas, lanjut Totok, difokuskan untuk membuat laporan pertanggungjawaban, baik sisi kinerja dan laporan keuangan. ”Untuk hal tersebut akan diberikan bimtek dari Bawaslu agar pelaporan berlaku normatif dan prosedural. Sehingga tidak menyisakan permasalahan karena akan diperiksa oleh jajaran BPK,” pungkasnya. (AHMAD WAKID/TITIS W)