Mengintip ‘Surga Rambutan’ di Cluwak Pati

Wiwik menunjukkan buah rambutan siap panen di kebunnya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Wiwik menunjukkan buah rambutan siap panen di kebunnya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Rambutan tumbuh subur di wilayah lereng pegunungan. Selain di Gembong, salah satu daerah penghasil rambutan terbesar di Pati adalah Kecamatan Cluwak.

Di sana, setiap rumah sudah bisa dipastikan memiliki pohon rambutan. Beragam jenis rambutan bisa ditemukan di sana, mulai dari jenis binjai hingga rafia.

Wiwik Supriyanto, warga Desa Gerit, Kecamatan Cluwak kepada MuriaNewsCom mengatakan, rambutan yang mereka panen biasanya dijual ke tengkulak yang nantinya dijual lagi hingga luar kota seperti Kudus, Jepara, sampai Semarang.

“Saking banyaknya rambutan, kita tidak kuat kalau harus makan sendirian. Beberapa pohon biasanya dibeli sama tengkulak untuk memenuhi pasar buah di wilayah Pati Kota hingga luar daerah,” tuturnya.

Ia mengatakan, Kecamatan Cluwak memang selama ini dikenal dengan daerah penghasil durian dan rambutan paling banyak di Kabupaten Pati. Banyak kebun yang dimanfaatkan untuk menanam rambutan.

“Daerah Cluwak punya struktur tanah yang subur, mirip dengan Gembong. Ini masih berada di lereng Pegunungan Muria. Kalau pengen manisnya rambutan dengan memetik langsung dari pohon, datang saja ke Cluwak,” pungkasnya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)