Camat Mayong Imbau Warga Lebih Waspada Terjadinya Bencana

Tanah longsor di Desa Bungu Kecamatan Mayong Jepara yang mengenai sebagian rumah warga. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Tanah longsor di Desa Bungu Kecamatan Mayong Jepara yang mengenai sebagian rumah warga. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Setelah terjadinya peristiwa tanah longsor di Desa Bungu Kecamatan Mayong Jepara. Camat Mayong Rini Patmini mengatakan pihaknya mengimbau perangkat desa maupun warga Bungu agar selalu waspada seiring tingginya curah hujan dalam beberapa hari ini. Warga juga diimbau agar segera mengungsi ke rumah saudara atau tempat yang relatif aman untuk menghindari jatuhnya korban jiwa, seiring potensi terjadinya longsor susulan.

”Imbauan itu sudah sering kita lakukan. Tapi memang susah, karena warga khawatir dengan keamanan harta miliknya jika rumah ditinggal,” jelas Rini.

Kawasan Desa Bungu memang sering diterjang longsor tiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah itu hingga beberapa jam. Akhir tahun 2014, kawasan itu diterjang longsor. Awal tahun 2015, timbunan material longsor juga memutus akses jalan Bungu – Bategede, Jepara.

”Semoga tak terjadi apa-apa. Yang pasti kami dan perangkat desa terus melakukan pemantauan kondisi terakhir,” tandas Rini.

Hal senada juga dikatakan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Lulus Suprayitno. Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Jepara untuk selalu siap mengahadapi musim hujan tahun ini. Khusus untuk wilayah di perbukitan dan lereng Muria, untuk tetap waspada.

Pasalnya, curah hujan tinggi yang mengenai wilayan perbukitan sangat berpotensi terjadinya bencana longsor. Tidak hanya itu, bagi masyarakat yang tinggal di bantaran kali/sungai juga waspada terhadap datangnya banjir. Jika terjadi bencana segera lapor ke BPBD Jepara. (WAHYU KZ/TITIS W)