Begini Aksi Pencuri Sengon di Pati di Depan Polisi

etugas Polres Pati menunjukkan kayu sengon hasil pembalakan liar yang diamankan di Mapolres Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

etugas Polres Pati menunjukkan kayu sengon hasil pembalakan liar yang diamankan di Mapolres Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Jajaran Polres Pati kembali menangkap pencuri kayu milik negara di wilayah Pati. Setelah sebelumnya pencuri kayu jati ditangkap di Kecamatan Jaken, kali ini Polres Pati menangkap pencuri kayu sengon di wilayah Desa Pakis, Kecamatan Tayu.

“Sedikitnya ada 8 meter kubik kayu yang kami amankan, dengan masing-masing diameter 10 sampai 20 cm. Kasus illegal logging saat ini di Pati memang marak. Padahal itu aset negara yang tidak bisa dimiliki individu,” ujar Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho kepada MuriaNewsCom, Selasa (8/12/2015).

Dari pencurian tersebut, negara mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 7 juta. Karena itu, pelaku terancam dikenakan Pasal 83 ayat 1 UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

“Mereka terancam mendapatkan hukuman pidana penjara paling rendah satu tahun dan selama-lamanya lima tahun atau denda maksimal Rp 500 juta,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya saat ini gencar melakukan operasi terhadap pelaku penjarahan kayu hutan Selain berpotensi merugikan negara dalam jumlah yang tidak sedikit, juga merusak lingkungan yang membahayakan bagi keberlangsungan hidup di sekitarnya.

“Tindakan pembalakan liar itu berbahaya. Selain merugikan negara, pembalakan liar bisa membahayakan lingkungan dan kehidupan. Kami akan gencar untuk mengantisipasi hal itu,” ungkapnya. (LISMANTO/AKROM HAZAMI)