Sebelum Pelayat Tiba, Mahasiswi Tewas di Demak Ini Sudah Bersihkan Rumahnya Lebih Dulu

Sebuah foto yang memperlihatkan korban saat diwisuda, September 2015 lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Sebuah foto yang memperlihatkan korban saat diwisuda, September 2015 lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Kasus kematian Eka Jani Margawati (22), mahasiswi yang tewas di Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Rabu (2/12/2015) malam, masih diselidiki polisi.

Sebelum korban meninggal dunia, ternyata telah melakukan tingkah yang tidak biasa. Mahasiswi S1 Pendidikan Profesi di Universitas Sebelas Maret Surakarta itu sempat membersihkan seisi rumahnya yang ada di Desa Cendono RT 3 RW 6, Kecamatan Dawe, Kudus.

Ibu tiri korban Heni Wijayanti mengatakan, sebelum keberangkatannya menuju ke Semarang untuk wawancara Rabu (2/12/2015) pagi. Pada Selasa (1/12/2015) sore hingga magrib, Eka sempat melakukan bersih-bersih seisi rumah. Baik ngepel, menyetrika dan lainnya.

“Kata Eka, dia membersihkan rumah supaya bisa bersih, dan rapi di saat ada tamu yang datang. Selasa sore hingga menjelang magrib, dia ngepel seluruh lantai, menyetrika dan lainnya,” kata Heni kepada MuriaNewsCom di rumah duka, Kamis (3/12/2015).

Kejanggalan itu juga dirasakan oleh semua anggota keluarga di rumahnya. Bahkan kerabat ataupun pamannya juga heran dengan perilakunya itu.

Paman korban, Anton juga menuturkan perihal kelakuan aneh korban. Menurutnya, Eka itu selalu naik bus saat bepergian. Baik saat kuliah, bepergian jauh ataupun main ke rumah temannya.”Tetapi Rabu kemarin kok, Eka tiba tiba mengendarai sepeda motor sendiri,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun oleh MuriaNewsCom, anak dari perangkat Desa Cendono, Umar (47) dan Suhartini (46) ini dikenal sebagai gadis santun, pendiam serta pintar. “Cita-citanya ingin mendaftar jenjang S2 di luar negeri, tahun depan,” pungkasnya.

Saat ini, jenazah korban masih di RSUD Sunan Kalijaga Demak.Dari beberapa informasi yang dihimpun, di lokasi kejadian yang tak jauh dari SPBU Wonoketingal itu ditemukan sepeda motor Honda Scoopy bernopol K 2895 AR, ponsel, tas, dan dompet korban. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)