Mahasiswi Tewas di Demak itu Baru Pulang Wawancara Kerja

Keluarga korban Eka Jani Margawati berada di rumah duka di Desa Cendono, Dawe, Kudus, Kamis (03/12/2015). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Keluarga korban Eka Jani Margawati berada di rumah duka di Desa Cendono, Dawe, Kudus, Kamis (03/12/2015). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Eka Jani Margawati (22), mahasiswi yang tewas di Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Rabu (02/12/2015) malam, ternyata baru selesai wawancara kerja di salah satu klinik di Semarang.

Hal itu disampaikan adik korban, Diah Susilowati di rumah duka Desa Cendono, Dawe, Kudus, kepada MuriaNewsCom, Kamis (03/12/2015). “Sebenarnya mba Eka berangkat ke Semarang pada Rabu untuk menghadiri interview pekerjaan di klinik di Semarang,” katanya.

Dia menambahkan, di Semarang korban juga akan mencari tempat bimbingan pelatihan Bahasa Inggris untuk meningkatkan nilai TOEFL. “Nilai TOEFL untuk meneruskan S2,” tambah Diah.

Anak dari Umar (47) diketahui baru saja diwisuda dari S1 Pendidikan Profesi di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Setelah melamar pekerjaan, akhirnya korban mendapat panggilan wawancara kerja.

Korban berpamitan ke keluarga.Mereka tak menyangka jika pamit korban merupakan tanda kepergian untuk selamanya. “Sore (Rabu,red) ditelepon ayah. Jawabnya, dia baru perjalanan pulang sampai di daerah Terboyo Semarang,” terang Diah.

Saat ini, jenazah korban masih di RSUD Sunan Kalijaga Demak.Dari beberapa informasi yang dihimpun, di lokasi kejadian yang tak jauh dari SPBU Wonoketingal itu ditemukan sepeda motor Honda Scoopy bernopol K 2895 AR, ponsel, tas, dan dompet korban. Saat ini, Polres Demak masih menyelidiki kasus ini. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)

4 gagasan untuk “Mahasiswi Tewas di Demak itu Baru Pulang Wawancara Kerja

  1. bisa jadi pelakunya ialah orang yang sangat dekat dengan korban. kalo memang begal, kemungkinan sudah raib barang berharganya.
    bisa jadi ini asmara latar belakangnya, bila terjadi perkosaan tentu sudah tak lengkap pakaianya.
    kemungkinan sebelumnya dia janjian dengan orang lain yang sudah di kenal korban, karena kenal dan dekat itulah korban tak menaruh curiga. dah kemungkinan korban di habisi di tempat lain dengan cara di bius (bila tidak di temukan tanda kekerasan di tubuhnya). kemudian korban di ikat dan di tenggelamkan.

Komentar ditutup.