Ini Trik yang Digunakan Agar PKL di Jalan Sosrokartono Kudus Terhindar dari Razia Satpol PP

Ketua Paguyuban PKL Sosrokartono Joko Santoso (bertopi) (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Ketua Paguyuban PKL Sosrokartono Joko Santoso (bertopi) (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Pedagan kaki lima (PKL) yang biasanya mangkal di pinggir jalan, seringkali dihantui dengan adanya razia yang dilakukan Satpol PP. Berbagai cara pun biasanya dilakukan untuk bisa menyelamatkan barang dagangan mereka.

Agar tidak terjaring razia yang digelar Satpol PP, ada cara yang dilakukan PKL yang tergabung dalam paguyuban PKL Jalan Sosrokartono, Kaliputu, Kudus.

Ketua Paguyuban PKL Sosrokartono Joko Santoso mengatakan, untuk memberikan pembinaan terhadap terhadap, PKL dibuatkan wadah dalam organisasi. Sehingga, ketika menjajakan dagangannya tidak melanggar batas-batas yang telah ditentukan pemerintah daerah.

“Dengan adanya paguyuban ini, kita dapat memberikan pemahaman kepada PKL, agar cara menggelar lapak mereka sesuai yang diintruksikan pemerintah. Misalnya saja, ketika Kota Kudus sedang ada event, kita juga mengadakan dengan dinas terkait, agar mereka bisa mengarahkan kami, sehingga pedagang tidak mengganggu kegiatan tersebut,” ujarnya.

Pihaknya, katanya, juga rutin mengadakan rapat mingguan, dengan anggotanya yang kini mencapai sekitar 70 orang.

Kemudian, dengan adanya paguyuban ini, katanya, anggota juga diberikan kartu anggota. Sehingga, ketika ada razia dari Satpol PP, mereka dapat menunjukkan kartu tersebut.

Menurutnya, bila PKL itu bisa dikondisikan oleh ketua paguyubannya serta dapat mematuhi aturan yang ada, maka kegiatan berdagang juga bisa lancar, serta arus lalu lintas juga lancar.

Biasnya, pedagang yang tergabung dalam paguyuban ini, selalu menggelar barang dagangannya diatas trotoar. Sedangkan PKL dari luar wilayah, biasanya akan menjajakan dagangannya di bahu jalan, sehingga sangat berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

“Kalau PKL berdagang di atas trotoar dan tidak melebar sampai ke bahu jalan, maka pemerintah akan bisa mentolelir hal itu,” imbuhnya. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)
Foto : Ketua Paguyuban PKL Sosrokartono Joko Santoso (bertopi) (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)