Rumah Kedelai Jadi Ikon Baru Grobogan

Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto menjelaskan proses pembuatan tempe higienis di RKG pada Bupati Grobogan Bambang Pudjiono (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto menjelaskan proses pembuatan tempe higienis di RKG pada Bupati Grobogan Bambang Pudjiono (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Keberadaan Rumah Kedelai Grobogan (RKG) milik Dinas Pertanian TPH setempat diharapkan jadi ikon baru pada masa mendatang. Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Bambang Pudjiono saat melakukan soft opening RKG yang berada di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Jumat (27/11/2015).

”Pengelola RKG saya minta agar lari cepat untuk mempromosikan keberadaan RKG ini. Harapan kedepan, RKG nantinya bisa jadi ikon untuk Kabupaten Grobogan,” katanya usai meresmikan Musala Hamdan Kaan yang berada di komplek RKG tersebut.

Menurut bupati, RKG itu bukan sekedar tempat yang dipakai untuk menampung hasil panen kedelai saja. Tetapi, menjadi tempat yang lengkap untuk sarana belajar mulai hilir hingga hulu dari sektor pertanian kedelai.

Dimana, selain ada produksi tempe higienis, ditempat itu juga tersedia benih kedelai berkualitas. Kemudian, ada pula sarana pembelajaran bagi petani dan UKM. Soalnya, ada lokasi tanam kedelai, penjemuran, hingga pengolahan beragam aneka bahan pangan dari bahan kedelai.

“Beragam makanan dari hasil olahan kedelai rasanya tidak kalah dengan produk sejenis yang sudah ada. Kalau dikelola profesional, RKG ini akan maju pesat. Dan, nantinya saya akan meminta Pak Gubernur untuk melakukan Grand Opening RKG ini,” tegas Bambang. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)