Komunitas Hidroponik Kudus Ajarkan Tanam Rutin

Nanang Naharuddin Ahmad, ketua KHK sedang menanam slada dengan sistem hidroponik. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Nanang Naharuddin Ahmad, ketua KHK sedang menanam slada dengan sistem hidroponik. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Sadar semakin berkurangnya lahan untuk menanam, membuat Komunitas Hidroponik Kudus (KHK) menggalakkan aksi. Kecintaannya terhadap lingkungan, menjadikan komunitas KHK makin besar hingga kini jumlahnya mencapai ratusan orang.

”Jadi anggota kami meliputi seluruh masyarakat yang suka terhadap hidroponik. Baik yang ikut mengelola dalam keorganisasian, maupun masyarakat luas yang menekuni bidang hidroponik,” ujar Nanang Naharuddin Ahmad, ketua KHK kepada MuriaNewsCom.

Banyak agenda rutin yang dibuat mulai dari kumpulan bersama, gathering keseluruhan Indonesia, sampai melakukan eksperimen untuk perkembangan dunia hidroponik. Bahkan komunitas ini juga sering didaulat sebagai pengisi materi pengembangan hidroponik oleh pemerintah.

KHK yang didirikan sejak dua tahun yang lalu ini, berhasil mengembangkan banyak tanaman dengan teknik hidroponik. Bahkan beberapa anggotanya sudah mampu menjual hasilnya keluar. Menurutnya, dengan kondisi masyarakat saat ini yang tidak memiliki lahan luas namun ingin menghijaukan lingkungan rumah dapat menggunakan teknik hidroponik atau tanpa tanah.

Nanang berharap, dengan semakin banyaknya yang membudidayakan tanaman dengan hidroponik dapat membuat masyarakat menjadi lebih kreatif, mampu mengembangkan bisnis serta pola hidup yang sehat. ”Sebab budidaya dengan teknik hidroponik mengurangi tambahan bahan kimia, seperti pestisida yang merugikan,” katanya.

Bagi yang ingin belajar atau memulai teknik tanam hidroponik ini dapat langsung mengunjungi KHK yang berada di Gang Ganesha 3 Desa Purwosari, Kudus. (AYU KHAZMI/TITIS W)