RTH di Pati Masih Kurang, Komunitas Hijau Berupaya Temukan Solusi

Komunitas Hijau di Pati menggelar focus group discussion (FGD) untuk menjalankan visi kota hijau di wilayah Pati Kota. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Komunitas Hijau di Pati menggelar focus group discussion (FGD) untuk menjalankan visi kota hijau di wilayah Pati Kota. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Tim Swakelola Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) Pemkab Pati bekerjasama dengan sejumlah komunitas hijau di Pati menggelar focus group discussion (FGD) terkait dengan visi kota hijau yang digalakkan di Kota Pati, Jumat (20/11/2015).

Kegiatan itu bertujuan untuk menginventarisasi daftar masalah kota, sekaligus menyerap aspirasi terkait dengan solusi untuk menerapkan ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah Pati Kota dan Margorejo.

”Dari luas kota sebesar 6.000 hektare di wilayah Pati Kota dan Margorejo, ruang terbuka hijau yang terpenuhi masih jauh dari 20 persen. Padahal, Peraturan Menteri PU mengharuskan ruang terbuka hijau publik 20 persen dan ruang terbuka hijau privat 10 persen,” ujar Kepala Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pati Joko Cipto Hastono kepada MuriaNewsCom.

Karena itu, diskusi terbatas tersebut diharapkan bisa menyerap gagasan dari sejumlah komunitas hijau di Pati untuk menjalankan visi kota hijau di wilayah Pati Kota. ”Pelibatan komunitas memang penting untuk menciptakan konsep hijau,” tandasnya. (LISMANTO/TITIS W)