Komunitas Organik Pati Usulkan Hutan Rumah Tangga Jadi Program Kota Hijau

Sejumlah komunitas hijau di Pati menggelar FGD aspirasi dan visi kota hijau bersama Bappeda Pati, Jumat (20/11/2015). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah komunitas hijau di Pati menggelar FGD aspirasi dan visi kota hijau bersama Bappeda Pati, Jumat (20/11/2015). (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Anggota komunitas organik “Gage Go Organik” Pati Edi Kristiono mengusulkan masing-masing keluarga punya hutan rumah tangga sebagai salah satu cara untuk mendukung program pengembangan kota hijau di Pati. Hal itu disampaikan dalam focus group discussion (FGD) aspirasi dan visi kota hijau yang digelar Bappeda Pati, Jumat (20/11/2015).

”Kalau masing-masing keluarga punya hutan rumah tangga, saya kira Pati tidak terkena dampak banjir saat hujan dan kekeringan saat kemarau,” ujar Edi kepada MuriaNewsCom.

Ia menilai, ada banyak manfaat jika rumah tangga menyisakan sedikit lahannya untuk membuat hutan rumah tangga. Salah satunya sebagai sumber cadangan air, menjaga kesuburan tanah, sumber oksigen, menyerap karbon, pencegah banjir, hingga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur.

”Hutan rumah tangga bukan hanya bisa memenuhi ruang terbuka hijau di wilayah Pati Kota, tetapi juga bisa menjadi cara untuk menyelamatkan manusia dari dampak pemanasan global,” pungkasnya. (LISMANTO/TITIS W)