Pancaroba Sebabkan Kerugian di Blora Capai Rp 799 Juta

Sri Rahayu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Sri Rahayu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Peralihan musim dari kemarau menuju musim hujan di wilayah Kabupaten Blora perlu diwaspadai. Misalnya bencana puting beliung yang memporak porandakan wilayah tersebut beberapa waktu lalu (8/11/2015). Angin kencang tersebut menerjang di antaranya di Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Jepun, Kecamatan Menden, Kecamatan Blora Kota. Dilansir oleh BPBD Kabupaten Blora kerugian akibat puting beliung tersebut mencapai Rp 799 Juta.

”Kami harus lebih memantapkan warga agar senantiasa mengecek kondisi rumah, terutama atap,” ujar Sri Rahayu Kepala BPBD Kabupaten Blora kepada MuriaNewsCom (16/11/2015).

Ia menjelaskan, puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu itu membuat 18 rumah warga rubuh, 4 rumah rusak berat, 2 kandang ternak roboh, 1 tempat penggilingan padi roboh, dan tentunya masih banyak rumah yang mengalami kerusakan ringan dan tak terhitung kuantitasnya, data tersebut berdasarkan BPBD Kabupaten Blora.

”Itu baru peristiwa bencana satu hari, belum yang lain. Bisa jadi kerugian melebihi dari apa yang telah kami catat,” imbuh Sri Rahayu. (RIFQI GOZALI/TITIS W)