Piye Iki, Rencana Pembangunan Pungkruk Jepara Malah Gak Jelas

Warga melintas di wilayah Pungkruk Jepara saat terjadi pembongkaran. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Warga melintas di wilayah Pungkruk Jepara saat terjadi pembongkaran. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Rencana pembangunan pantai Pungkruk Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Jepara, mulai nampak ketidakjelasan. Sebab dana yang direncanakan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) gagal cair.

Padahal, Pungkruk yang sebelumnya menjadi kawasan tempat karaoke telah diratakan dengan tanah beberapa waktu yang lalu guna merealisasikan rencana pembangunan tersebut.

Seperti diketahui, Pemkab Jepara membongkar semua bangunan karaoke dengan alasan akan menjadikan kawasan tersebut menjadi tempat wisata kuliner. Bahkan, Pemkab Jepara telah sesumbar pembangunan tempat wisata kuliner segera dimulai dalam waktu dekat usai pembongkaran bangunan Pungkruk selesai dilaksanakan.

Pemkab Jepara memastikan jika penataan awal Pungkruk akan bisa dilakukan melalui penyediaan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar, Rp 200 juta dari Disparbud, dan Rp 1 miliar dari Banprov. Tapi sayangnya Banprov yang “dicagerkan” itu tidak cair.

Menanggapi hal tersebut, Kabag Humas Pemkab Jepara Hadi Priyanto menjelaskan, memang kondisinya tidak sesuai dengan rencana awal. Sehingga terpaksa harus ada penundaan.

“Kalau rencana pembangunan Pungkruk sebagai tempat wisata kuliner tetap, tidak berubah. Tapi memang agak mundur karena tidak sesuai dengan rencana,” ujar Hadi kepada MuriaNewsCom, Sabtu (14/11/2015).

Hadi yang juga menjabat sekretaris Tim Penataan Pungkruk mengemukakan, saat ini, proses juga tetap dilakukan dengan mengandalkan anggaran dari Disparbud sebesar Rp 200 juta tersebut.

Pembangunan dilakukan dengan meratakan, merapikan tanah, serta membersihkan puing-puing bangunan. Khususnya di lokasi yang akan dibangun kios kuliner. Puing bangunan akan digunakan untuk menimbun titik yang agak curam. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)