Ini Solusi Biar Pemuda Bersikap Nasionalisme

Suasana Sosialisasi empat Pilar Kebangsaan di Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Suasana Sosialisasi empat Pilar Kebangsaan di Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Sosialisasi empt Pilar Kebangsaan yang digelar di SMK NU Ma’arif 3 Mejobo, Kudus, Jumat (13/11). Kegiatan bertujuan membentengi sikap nasionalisme para kawula muda.

Acara yang dikuti oleh 60 siswa-siswi dan OSIS serta dihadiri oleh Ketua DPD Kudus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Akhwan, anggota DPR RI Komisi IX Ir Ali Mahir dan pembicara dari Sekretaris GP Ansor Kudus Soeparno ini membahas tentang Pancasila, UUD, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam sambutannya, Ali mengatakan, sosialisasi empat Pilar Kebangsaan ini nantinya bisa membuat sikap pemuda, khususnya seusia anak sekolah bisa lebih sopan. Sebab di dalamnya terdapat ajaran pelajaran Pancasila.Yakni Sila yang pertama. Bila mereka bisa mengamalkan baik, maka siswa bisa mempunyai sikap baik pula.

Pembicara, Soeparno juga memaparkan bahwa warga negara itu harus dipahamkan dengan 4 Pilar Kebangsaan ini.

“Sosialisi ini memang gunanya untuk memahamkan empat pilar ini. Di antaranya yakni Pancasila. Sebab Pancaila itu sebagai ideologi bangsa. Sehingga kehidupan warga Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, dan agama tersebut bisa hidup damai,” katanya.

Selain itu, lanjut Soeparno,selanjutnya UUD, maka setiap warga negara harus bisa mematuhi aturan yang dibuat oleh negara. Sehingga kehidupan bersosial atau beragama bisa damai serta negara juga dapat menjaminnya dalam berkehidupan.

“Untuk pilar yang ke-3 yakni NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), Dengan begitu, Indonesia bisa bersatu, merdeka lantaran ada NKRI. Sebab seluruh suku, ras agama bisa dipersatukan sehingga jiwa untuk merdeka,berdaulat bisa dicapai dengan baik,” ujarnya.

Dia menambahkan, yang terakhir yakni Bhinneka Tunggal Ika. Adalah walaupun berbeda beda namun tetap satu jua. Dalam kondisi sekarang ini, masalah negara sangat kompleks. Baik isu agama, maupun ras. Sehingga pihaknya mengajak supaya para pemuda tidak larut dalam permasalahan. Dan yang paling utama bisa selalu mengedepankan prinsip Bhinneka Tunggal Ika tersebut.

Akhwan, mengatakan pihaknya juga berharap kepada pemuda jangan sampai mudah terprovokasi. Sebab pendidikan atau sosialisasi empat pilar ini memang sangat penting dilakukan di seluruh kalangan tanpa terkecuali. “Supaya pendidikan tersebut bisa menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara. (Edy Sutriyono/AKROM HAZAMI)