PENTAS DANGDUT : Aturan Pentas Dangdut Disebut Sudah Ada di Ranperda

Sejumlah biduan (penyanyi dangdut) tengah mempersiapkan dirisebelum tampil (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Sejumlah biduan (penyanyi dangdut) tengah mempersiapkan dirisebelum tampil (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Ketua Badan Legislatif (Banleg) DPRD Jepara, Yuni Sulistyo mengatakan, terkait dengan aturan pementasan orkes dangdut, sebetulnya sudah ada dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun ini.Hanya saja, Ranperda tersebut memang diakuinya belum disahkan menjadi Perda.

“Aturan pentas dangdut sudah ada dalam Ranperda tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan dan Hiburan. Draf Ranperda itu sudahjadi, tapi belum diparipurnakan,” kata Yuni kepada MuriaNewsCom, Jumat(6/11/2015).

Menurut dia, draf Ranperda memang telah selesai di Banleg. Saat ini tinggal menunggu pimpinan DPRD Jepara untuk mengagendakan pengesahan menjadi Perda saja. Dia juga mengatakan, Ranperda tersebut merupakan inisiatif dari DPRD Jepara sendiri untuk mengatur terkait masalah penyelenggaraan kepariwisataan dan hiburan di Kota Ukir.

“Tapi, aturan mengenai pementasan orkes dangdut tidak sedetail seperti yang dikatakan Kapolres Jepara. Di Ranperda, aturannya lebih bersifatumum,” ungkapnya.

Dia menambahkan, terkait menjaga kondusifitas daerah, harus didukungoleh semua pihak. Misalnya, dalam mengatur pementasan orkes dangdut,DPRD Jepara melalui kewenangannya membuat Perda, tentu harus didukung pihak terkait, seperti kepolisian untuk mengatur lebih detail teknis dilapangan.

“Pada intinya, kami sangat mengapresiasi upaya Kapolres yang mengatur lebih ketat aturan pementasan orkes dangdut agar kondusifitas tetap terjaga,” imbuhnya. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)