Gawat, Kekeringan di Kudus Semakin Parah

Masyarakat mendapatkan droping air bersih saat kemarau panjang ini (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Masyarakat mendapatkan droping air bersih saat kemarau panjang ini (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Kemarau panjang yang terjadi tahun ini, berdampak terhadap kekeringan di sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus. Kekeringan yang terjadi, pada saat ini cukup parah ketimbang tahun lalu. Bahkan, untuk bulan ini, jumlah wilayah yang mengalami kekeringan terus bertambah.

Hal itu diungkapkan Kepala Pemadam Kebakaran Kudus Hardi Cahyana. Pada tahun sebelumnya,katanya,  kekeringan hanya menimpa tiga desa saja, yaitu Desa Setrokalangan,Desa Papringan dan Banget. Begitu juga dengan dua tahun sebelumnya  yang hanya terjadi di dua desa saja.

“Sampai saat ini sudah ada 11 desa yang kami droping air.Dari sekian banyak desa yang kami droping air, beberapa di antaranya bahkan sampai berebut mendapatkan air lebih dulu,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Hingga kini, kata Hardi, mulai September lalu hingga kini lebih dari tiga juta liter air bersih diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan air.

“Kalau dalam beberapa hari tidak ada hujan, maka kekeringan akan semakin bertambah. Hingga kini saja banyak yang menghubungi untuk penambahan droping air,” imbuhnya. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)