Seniman Kayen Pati Gelar Ritual Minta Hujan Lintas Agama

Seorang warga berdoa memanjatkan doa kepada Tuhan agar diberikan hujan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Seorang warga berdoa memanjatkan doa kepada Tuhan agar diberikan hujan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Sejumlah seniman dari berbagai daerah di Kecamatan Kayen menggelar ritual meminta hujan yang diikuti warga lintas agama. Mereka membawa dupa bersama dengan dua barongan mengelilingi Alun-alun Kayen, Minggu (18/10/2015).

Kekeringan panjang yang melanda Kabupaten Pati menjadi salah satu alasan kegiatan tersebut diadakan. Sampai saat ini yang mestinya sudah berganti musim, penghujan pun tak kunjung tiba.

”Kami berdoa memanjatkan kepada Tuhan yang memberikan kehidupan agar kami diberikan hujan yang bermanfaat. Hujan yang menyuburkan tanah pertanian. Hujan yang bisa digunakan untuk minum dan menghidupi,” ujar Azis Wisanggeni, Ketua Panitia Gerakan Bocah Angon Ngunduh Udan kepada MuriaNewsCom.

Selain menggelar ritual mengunduh hujan yang dipanjatkan warga lintas agama, mereka juga mengadakan ritual carang garing, ritual banyu kendi dan barongan perform. Sejumlah dupa dan menyan yang dinyalakan membuat suasana menjadi mistis. (LISMANTO/TITIS W)

Satu gagasan untuk “Seniman Kayen Pati Gelar Ritual Minta Hujan Lintas Agama

Komentar ditutup.