Isi Jam Istirahat untuk Mengenalkan Salat Duha Terhadap Siswa 

Murid SD IT Al Islamiyah Karangbener sedang praktik salat duha (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Murid SD IT Al Islamiyah Karangbener sedang praktik salat duha (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Upaya untuk mengenalkan pendidikan agama terhadap peserta didik, dituntut untuk tidak sekadar teori saja, namun hal itu bisa dilakukan dengan praktek secara langsung. Hal ini, seperti yang dilakukan SD Islam Terpadu Al Islamiyah, Karangbener, Bae, Kudus.

Pada saat jam istirahat, pihak sekolah memanfaatkan waktu tersebut untuk mengenalkan kepada anak-anak terhadap salat sunah, di antaranya salat duha.

Kepala SD IT Al Islamiyah mengatakan, pengenalan salat duha memang perlu dilakukan sejak dini, sehingga nantinya diharapkan anak-anak akan terbiasa untuk mengerjakan salat. ”Bukan hanya salat duha saja, tapi target kita tentunya membiasakan anak untuk mengerjakan salat, khususnya untuk salat wajib,” katanya.

Menurutnya, dengan praktik secara langsung, anak-anak akan lebih mudah mengerti dan memahami mengenai tata cara ataupun lafal yang ada di dalam salat, baik itu salat sunah ataupun salat wajib.

“Sebenarnya pembelajaran salat sunah duha dengan salat wajibhampir sama. Yang berbeda adalah niat, jumlah rokaat, dan waktunyasaja. Sedangkan untuk gerakan,mulai takbiratul ihram sampai dengantahiyat akhir, bacaannya juga sama. Sehingga pembelajaran salat sunahdisaat jam istirahat tersebut, juga bisa diaplikasikan dengan sholat wajib,” katanya. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)