Kelapa Kopyor Pati Jadi Rebutan Pasar Nasional, Petani Kuwalahan

Suratman menunjukkan buah kelapa kopyor yang bagus untuk pembibitan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Suratman menunjukkan buah kelapa kopyor yang bagus untuk pembibitan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Kelapa kopyor berkualitas yang hanya bisa dijumpai di wilayah Kecamatan Dukuhseti, Tayu dan Margoyoso menjadi rebutan pasar nasional, terutama Jakarta, Bandung, Bogor, dan Semarang.

Di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti saja, sedikitnya ada 2.558 pohon kelapa kopyor yang siap panen setiap hari. Namun, permintaan di pasar nasional yang begitu banyak membuat petani kuwalahan.

”Pengepul banyak yang rebutan untuk disetorkan ke sejumlah pasar di kota-kota besar. Padahal, puluhan ribu pohon kelapa kopyor yang tersebar di tiga kecamatan siap panen setiap hari,” ujar Suratman, Ketua Perkumpulan Petani Kelapa Kopyor dan Pengusaha Benih Sidodadi Makmur Alasdowo kepada MuriaNewsCom, Sabtu (10/10/2015).

Ia mengaku, kelapa kopyor memang banyak diburu di kota-kota besar. Di Jakarta, satu buah kelapa kopyor dihargai Rp 150 ribu. Sementara itu, harga dari petani, mulai Rp 25 ribu hingga Rp 60 ribu tergantung besar kecilnya buah. (LISMANTO/TITIS W)