DPRD Kudus ‘Marah’ Gara-gara SDN Jepang Ambruk

Salah satu ruang kelas di SDN 3 Jepang Pakis, Kecamatan Jati, ambrol, pada Senin (5/10/2015). Hingga saat ini siswa terpaksa harus pindah ruangan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajarnya. (MuriaNewsCom/Merie)

Salah satu ruang kelas di SDN 3 Jepang Pakis, Kecamatan Jati, ambrol, pada Senin (5/10/2015). Hingga saat ini siswa terpaksa harus pindah ruangan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajarnya. (MuriaNewsCom/Merie)

 

KUDUS – Wakil Ketua  Komisi D DPRD Kudus Ahmad Yusuf Roni, ‘marah’, yakni menyayangkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya meminta Disdikpora segera bertindak melakukan perbaikan ruang kelas yang rusak.

Hal ini  terkait atap plafon kelas III di SDN Jepang Pakis 3, Kecamatan Jati,  Kudus, ambruk akibat lapuk dimakan usia. Atap ruang kelas ambruk, pada Senin (5/10/2015) malam hari.

”Kudus saat ini memperoleh alokasi dana alokasi khusus (DAK) pendidikan yang cukup besar. Kami minta agar ruang kelas tersebut bisa segera diperbaiki,” katanya.

Yusuf juga meminta agar Disdikpora terus menerus melakukan inventarisasi sekolah-sekolah yang rusak. ”Jangan sampai, kerusakan sekolah berakibat jatuhnya korban terutama para siswa,” tandasnya.

Sementara, Disdikpora hingga kini masih belum bisa dikonfirmasi. Kepala Disdikpora Joko Susilo juga tidak bisa dihubungi untuk dimintai keterangan perihal persoalan tersebut. (MERIE/AKROM HAZAMI)