Ratusan Wisatawan Tertinggal di Karimunjawa Selama Sepekan

KMP Siginjai bersandar di dermaga Kartini, karena gelombang masih tinggi kapal tidak diizinkan berlayar. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

KMP Siginjai bersandar di dermaga Kartini, karena gelombang masih tinggi kapal tidak diizinkan berlayar. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Selama sepekan terakhir ini akses transportasi laut rute Jepara – Karimunjawa lumpuh, lantaran gelombang air laut yang cukup tinggi. Akibatnya, ratusan wisatawan yang sebelumnya berangkat ke Karimunjawa tak dapat kembali ke daratan Jepara.

”Ada larangan berlayar bagi kapal, dan ada ratusan wisatawan yang ke Karimunjawa pada Senin pekan lalu. Otomatis, mereka tertahan di Karimunjawa sampai saat ini karena memang belum ada kapal yang berlayar,” ujar Kepala Bidang Perhubungan Laut pada Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Jepara, Sutana kepada MuriaNewsCom, Senin (5/10/2015).

Menurutnya, pihaknya memang tidak mengizinkan kapal berlayar jika kondisi gelombang air laut tinggi. Selama sepekan terakhir, memang diketahui gelombang air laut tinggi.

”Dari Selasa pekan lalu, gelombang maksimal sekitar tiga meter. Rata-rata diatas dua meter. Sehingga, kapal tidak diizinkan untuk berlayar,” imbuhnya. (WAHYU KZ/TITIS W)