Ratusan Murid TK di Kudus Ikuti Manasik Haji

Anak-anak sedang mengikuti praktik manasik haji (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Anak-anak sedang mengikuti praktik manasik haji (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Ratusan murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TKIT) yang berasal dari sembilan lembaga pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kudus, mengikuti praktik haji di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Sabtu (3/10/2015).

Koordinator Pelatihan Manasik Haji, Santi Suwardi mengatakan, jumlah anak yang ikut praktik manasik haji tersebut sebanyak 751 siswa. Kegiatan pelatihan manasik haji ini bertujuan untuk mengenalkan rukun Islam kelima kepada anak didik sejak dini.

Ia katakan, sepuluh lembaga pendidikan yang dalam praktik manasik haji, di antaranya KB IT Umar Bin Khathab, PAUD IT Utsman Bin Affan, PAUD IT Mutiara Bunda, TPA Hanifa, KB Syamsa Auladina dan beberapa sekolah yang berada di bawah naungan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT).

“Apalagi, bagi umat Islam ibadah haji merupakan salah satu ibadah yang membutuhkan persiapan secara mental dan fisik yang cukup, sehingga sejak usia dini perlu diperkenalkan serta dipersiapkan,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, anak-anak dikenalkan tata cara pelaksanaan ibadah haji, termasuk para orangtua yang ikut mendampingi anaknya.

Dirinya juga menyampaikan, jika kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menumbuhkan semangat para anak untuk melakukan ibadah haji sedini mungkin, melainkan juga ikut menumbuhkan semangat masyarakat. “Khususnya umat Muslim, bagi yang mampu untuk menjalankan rukun Islam kelima tersebut,” ugnkapnya.

Dalam pelatihan manasik haji tersebut, ratusan anak terlihat antusias mempelajari tata cara
menjalankan ibadah haji, meskipun berlangsung di tengah lapangan dengan cuaca agak panas. Keceriaan anak terlihat ketika praktik berlari-lari kecil antara bukit safa dan marwah serta mencukur rambut layaknya haji sebenarnya.

Dalam praktik ibadah haji tersebut, para peserta mengenakan pakaian ihram dengan mendapatkan bimbingan dari guru sekolah masing-masing, guna memudahkan anak mengikuti seluruh kegiatan yang ada dalam rukun haji. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)