Lansia Keren Seperti Ini Tak Bisa Dianggap Remeh

Seorang lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan di Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Seorang lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan di Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Apa yang ada dipikiran Anda jika bertemu dengan orang yang sudah lansia? Pada umumnya akan beranggapan bahwa lansia akan merepotkan karena sudah kesulitan melakukan semua kegiatan sendiri. Sehingga membutuhkan orang lain untuk membantunya melakukan berbagai hal.

Namun ternyata tidak semua lansia merepotkan. “Jika dibiasakan untuk melakukan beberapa hal sendiri dan pola hidup sehat terpenuhi, maka meski diusia lanjut pun masih mampu melakukan berbagai aktivitas sendiri,” ujar Nur Hidayah, bagian program lansia UPT Puskesmas Gribig.

Berdasarkan kemampuan beraktivitas, lansia dibagi menjadi 3 yaitu mandiri, perlu dibantu, dan cacat atau lumpuh. Menurut Hidayah ketiganya bisa terjadi akibat dari kebiasaan serta lingkungan sekitar.

“Namun saat ini makin banyak lansia yang mandiri karena kepedulian dari diri sendiri, keluarga, lingkungan serta banyaknya sosialisasi kesehatan di berbagai tingkat,” imbuhnya.

Serta makin banyak pula program kesehatan yang dikhususkan bagi para lansia untuk bisa menjaga kesehatan sendiri. Seperti olahraga raga bersama, penyuluhan, keringanan biaya dan konsultasi gratis.

Bahkan saat ini menurut Hidayah, hanya tinggal sedikit lansia yang membutuhkan bantuan dikarenakan memang cacat atau sakit yang sudah parah. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)