Minim Petunjuk, Polisi Kesulitan Ungkap Identitas Mayat di Sungai Serang

Mayat yang ditemukan di Sungai Serang (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Mayat yang ditemukan di Sungai Serang (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Identitas mayat yang ditemukan di pinggir Sungai Serang di Desa Winong, Kecamatan Penawangan, Grobogan, hingga hari kedua pascaditemukan belum berhasil diungkap.

Minimnya petunjuk yang ditemukan pada mayat, menyebabkan pihak kepolisian butuh waktu untuk untuk menemukan jati diri korban.

“Kami sudah meminta bantuan pada semua pihak untuk membantu mengungkap identitas korban. Mudah-mudahan identitas korban bisa segera terungkap,” kata Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agung Ariyanto.

Menurutnya, saat ditemukan, tidak ada identitas yang melekat pada tubuh korban. Saat itu, korban ditemukan hanya mengenakan kemeja merah maron, kaos krem bertuliskan Bali, celana dalam warna biru.

Saat diperiksa lebih lanjut, mayat itu juga tidak memiliki ciri khusus pada tubuhnya. Ciri fisik yang terlihat, mayat tersebut memiliki tinggi 165 cm, potongan rambut Mohawk dan berkulit sawo matang. Usia korban dperkirakan antara 18 sampai 25 tahun.

Disinggung soal penyebab kematian, Agung menyatakan, korban meninggal akibat tenggelam. Hal itu berdasarkan keterangan dari tim dokter usai melakukan otopsi pada jasad korban di RSUD dr R Soedjati Purwodadi.

Dari otopsi itu, diketahui kalau beberapa luka yang terdapat pada wajah dan kepala korban, bukan diakibatkan pukulan benda keras karena tidak sampai merusak jaringan di dalamnya. Selain itu, pada bagian kerongkongan korban terdapat pasir yang meyumbat jalur pernapasan.
”Hasil otopsi ini sudah disampaikan pada kami secara lisan oleh tim dokter. Jadi, korban tersebut meninggal karena tenggelam, bukan akibat tindak kekerasan,” imbuhnya. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)