Kepala SMPN 7 Pati Pastikan Tidak Ada Penganiayaan

 Suasana belajar mengajar di Kelas VII A SMPN 7 Pati di mana KN menimba ilmu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Suasana belajar mengajar di Kelas VII A SMPN 7 Pati di mana KN menimba ilmu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Kepala SMP Negeri 7 Pati Anita Adriyanti memastikan tidak ada penganiayaan di sekolahnya. Untuk memastikan hal itu, Anita memanggil orangtua dan kakak KN untuk duduk bersama dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Sabtu (26/9/2015).

“Kalau penyitaan baju memang iya, karena siswa sudah diberi tenggat waktu selama dua minggu untuk memasang papan nama. Namun, kami pastikan tidak ada pengeroyokan atau penyodokan sapu dari guru kepada siswa,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Karena itu, ia mewakili lembaga pendidikan meminta maaf kepada keluarga KN jika ada kesalahan komunikasi yang mestinya dibangun dari awal. “Kakak KN memang datang ke sekolah pada Rabu (23/9/2015), tapi saya waktu itu sedang di Juwana. Karena itu, ada miskomunikasi,” imbuhnya.

Sementara itu, N, guru yang diduga melakukan penamparan tidak membenarkan hal itu. “Selama saya jadi guru, saya tidak pernah memukul siswa. Kami sayang sama murid-murid kami, kok,” kata N.

Usai menggelar mediasi bersama kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Pati, keluarga KN mengaku sudah lega. “Persoalan sudah selesai. Hari ini, KN sudah mulai belajar dengan baik di kelasnya. Kami berharap tidak ada guru yang mengancam KN. Biar adikku itu bisa belajar dan menggapai cita-citanya dengan baik,” kata Ira Yuliana, kakak KN. (LISMANTO/KHOLISTIONO)