Puluhan PKL Alun-alun Geruduk Kantor Wabup Grobogan

Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro menerima kedatangan PKL yang dipimpin Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Grobogan yang ingin beruadiensi terkait renovasi alun-alun. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro menerima kedatangan PKL yang dipimpin Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Grobogan yang ingin beruadiensi terkait renovasi alun-alun. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Puluhan PKL yang biasa berjualan di kawasan Alun-alun Purwodadi siang tadi mendatangi Kantor Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro. Kedatangan PKL yang dipimpin Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Grobogan Adi Sucipto itu, bertujuan untuk menggelar audensi dengan wabup. Puluhan PKL terpaksa harus menunggu beberapa saat lantaran Icek saat itu tengah menerima tamu dari Pemuda Muhammadiyah.

Usai menerima tamu, Icek langsung meminta semua PKL masuk ke ruang rapat dan meminta agar mereka segera mengutarakan maksud kedatangannya. Hal itu perlu dilakukan mengingat tidak lama lagi masuk waktu salat Jumat.

”Sebelumnya kami mohon maaf dan menyampaikan terima kasih bisa diterima Pak Wabup. Tujuan kami kesini adalah untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan uneg-uneg rekan PKL alun-alun,” kata Adi Sucipto.

Adi menyatakan, terkait bakal direnovasinya alun-alun, ada satu hal yang jadi pemikiran para PKL. Yakni, rencana merelokasi PKL di sisi timur alun-alun. Mereka meminta agar rencana ini kalau memungkinkan dirubah. Yakni, PKL tetap diperbolehkan berjualan di seputar alun-alun seperti saat ini. Solusinya, ruas trotoarnya dimundurkan sedikit sehingga bisa digunakan berjualan.

”Kalau direlokasi semuanya ke bagian timur kami khawatir akan sepi pembeli. Makanya, kami berharap agar rencana itu bisa ditinjau lagi,” katanya.

Menanggapi masalah itu, Icek menegaskan jika master plan renovasi alun-alun dengan anggaran Rp 8 M itu sudah tidak bisa dirubah lagi. Sebab, rencana renovasi alun-alun itu sudah sempat dilelangkan tahun ini kendati akhirnya gagal lantaran tidak ada pemenang. Rencananya, lelang renovasi alun-alun diluncurkan lagi tahun depan.

”Perencanaan renovasi alun-alun termasuk penataan PKL ini sudah mempertimbangkan berbagai aspek. Dan, belum tentu kalau nanti direnovasi pembelinya jadi sepi. Bisa jadi malah tambah ramai karena PKL sudah tertata dengan baik,” jelas Icek.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan (DCTK) Grobogan Moch Chanif beberapa waktu sebelumnya menjelaskan, soal keberadaan PKL di alun-alun sudah disiapkan konsepnya. Dimana, para PKL itu nantinya akan tempatkan semuanya di sisi timur alun-alun atau di jalan KS Tubun. Para PKL nanti rencananya dibuatkan tenda jualan sehingga bentuknya bisa seragam. (DANI AGUS/TITIS W)