Bahasa Jawa Jadi Momok Peserta Duta Wisata

Peserta pemilihan Mas dan Mbak Grobogan 2015 sedang melaksanakan tes kemampuan Bahasa Jawa Kromo. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Peserta pemilihan Mas dan Mbak Grobogan 2015 sedang melaksanakan tes kemampuan Bahasa Jawa Kromo. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Meski hampir semuanya orang Jawa, namun sebagian peserta pemilihan Duta Wisata Grobogan ternyata cukup gugup saat menjalani wawancara dalam Bahasa Jawa, yang dilangsungkan siang tadi Rabu (23/9/2015) di Gedung Dekopinda Grobogan.

Mereka menilai tes wawancara menggunakan Bahasa Jawa menjadi momok tersendiri dibandingkan materi tes lain yang harus dijalani. Sebagian peserta ini mengaku cukup kesulitan jika diharuskan berbicara dengan bahasa Jawa, khususnya kromo alus atau kromo inggil karena selama ini jarang menggunakan dalam pembicaraan sehari-hari.
”Kalau pakai bahasa Jawa ngoko masih agak mudah. Tetapi kalau harus ngomong kromo inggil atau kromo alus kami angkat tangan. Terlebih lagi jika diharuskan membaca aksara Jawa,” ujar beberapa peserta saat menunggu giliran wawancara.

Sepanjang hari tadi, digelar tes tertulis dan tes wawancara untuk peserta pemilihan Mas dan Mbak Grobogan 2015 itu. Materi tes wawancara meliputi Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, dan kepribadian.

Semua peserta diwajibkan mengikuti rangkaian tes tertulis dan wawancara di depan penguji yang kompeten di bidangnya masing-masing. Untuk tes dan wawancara Bahasa Jawa dipercayakan pada Kabid Kebudayaan Disporabudpar Grobogan Marwoto. Kemudian, guru SMPN 3 Purwodadi Farida mengemban tes bidang Bahasa Inggris. Sedangkan tes kepribadian dipercayakan pada pegawai RSUD Purwodadi, Tetty Sugianto.

Kabid Pariwisata Disporabudpar Grobogan Ngadino menyatakan, sebelumnya para peserta duta wisata sudah menjalani tahapan yang harus dilalui sebelum babak final. Yakni, tahapan pengenalan, temu teknik, psikotes, dan pembekalan.

”Setelah ini, peserta tinggal menunggu pelaksanaan grand final pemilihan duta wisata dilangsungkan Sabtu (26/9/2015) di pendapa kabupaten. Sebanyak 48 peserta akan ambil bagian dalam babak final nanti,” terangnya. (DANI AGUS/TITIS W)