Vespa Batok Kreasi Warga Pati Meluncur Hingga Amerika

Ratna tengah menata miniatur vespa dari tempurung kelapa yang siap dipasarkan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Ratna tengah menata miniatur vespa dari tempurung kelapa yang siap dipasarkan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Siapa sangka tempurung kelapa yang tak terpakai bisa disulap menjadi kerajinan tangan yang menawan. Di tangan Ratna Septi Anggraheni (48), tempurung kelapa bisa dijadikan miniatur vespa.

Tak tanggung-tanggung, miniatur vespa dari tempurung kelapa buatan warga Desa Winong, Kecamatan Pati ini dilirik pembeli dari Jamaika, Amerika Latin. Jika di dalam negeri biasanya dipatok antara Rp 50 ribu hingga Rp 75 ribu, vespa batok kreasi Ratna dihargai Rp 200 ribu di Jamaika.

”Awalnya, kami bertemu dengan salah seorang pegiat vespa di Pati. Berhubung saya perajin kerajinan dari batok, akhirnya saya membuat inisiatif untuk membuat miniatur vespa,” ujar Ratna saat ditemui MuriaNewsCom di rumahnya, Sabtu (12/9/2015).

Pertama kali dibuat, empat miniatur vespa dari tempurung kelapa itu dipasarkan di salah satu pameran di Jakarta. ”Empat saya bawa ke Jakarta langsung habis. Akhirnya, ada warga Jamaika yang tertarik dan pesan lima sekaligus sebagai oleh-oleh,” imbuhnya.

Sebetulnya, pembeli dari Jamaika tersebut sempat mau pesan dalam jumlah yang banyak dan berkelanjutan. Namun, Ratna masih belum sanggup mengerjakan pesanan itu lantaran tenaganya masih minim dan dibuat secara manual. (LISMANTO/TITIS W)

Satu gagasan untuk “Vespa Batok Kreasi Warga Pati Meluncur Hingga Amerika

Komentar ditutup.