Transportasi ke Karimunjawa Kembali Tersendat

Kapal KMP Siginjai tak berani berlayar karena cuaca buruk. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Kapal KMP Siginjai tak berani berlayar karena cuaca buruk. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Transportasi menuju dan dari Karimunjawa – Jepara kembali tersendat. Pasalnya, lalu lintas jalur laut tidak berani berlayar lantaran cuaca di perairan Jepara dan Karimunjawa buruk. Dari data Badan Metorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masuk kategori zona merah.

Kepala Syahbandar Jepara, Suripto, menyampaikan, sejak kemarin hingga hari ini, Sabtu (12/9/2015), prakiraan kondisi laut perairan Jepara dan Karimunjawa tidak aman untuk pelayaran. Tinggi gelombang diramalkan mencapai 3 meter.

”Di wilayah tenggara Karimunjawa tinggi gelombang maksimal antara 2,5 meter hingga 3 meter. Kecepatan angin mulai 12 sampai 18 knot ditambah kondisi berawan,” ujar Suripto kepada MuriaNewsCom, Sabtu (12/9/2015).

Menurutnya, kondisi tersebut sangat berbahaya untuk kapal. Pelayaran terakhir dari Karimunjawa, kemarin, waktu tempuh molor lebih dari 3 jam. Sesuai jadwal kapal semestinya sampai di Jepara siang, namun sore baru tiba di dermaga Jepara.

”Kondisinya sangat berbahaya bagi kapal. Itu sebabnya kami tidak mengeluarkan izin berlayar,” imbuhnya. (WAHYU KZ/TITIS W)