N Tak Pernah Protes dengan Nama Pemberian Ortunya

N menunjukkan identitas diri pada kartu SIM. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

N menunjukkan identitas diri pada kartu SIM. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Nama ibarat sebuah doa bagi seseorang. Ada banyak nama yang menggunakan bahasa yang panjang dan bahkan sulit untuk dieja. Namun, tak demikian dengan salah satu warga Desa Sinanggul, Kecamatan Mlonggo, Jepara. Dia memiliki nama yang sangat singkat, yakni N.

Meski nama tersebut berbeda dari kebanyakan nama seseorang, tapi N mengaku tak pernah protes pada orang tuanya yang telah memberikan nama yang hanya satu huruf tersebut. Bahkan, N mengaku tidak canggung dan minder bergaul dengan teman-temannya.

”Justru saya malah bangga dengan pemberian nama orangtua ini karena singkat dan mudah diingat oleh orang lain. Teman-teman juga biasa saja,” ujar N kepada MuriaNewsCom, Minggu (6/9/2015).

Sejak nama N disematkan pada dirinya, N hanya menemui kendala saat pengurusan pendaftaran atau regristasi di lembaga baru. Seperti proses pendaftaran kuliah atau pembukaan rekening bank. N tidak cukup sekali menjawab ketika ditanya atau disuruh menulis namanya.

”Kalau daftar di tempat-tempat baru, pasti ditanya sampai berulang-ulang. Seperti buka rekening bank, sehingga di belakang nama saya diberi nama orangtua,” kata N. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)