Pembatasan Pasien Dikeluhkan Pasien RSUD dr Loekmono Hadi

Pasien sedang mengantri di depan ruang poli penyakit dalam di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pasien sedang mengantri di depan ruang poli penyakit dalam di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Aturan pembatasan pasien di RSUD dr Loekmono Hadi, mendapat pandangan jelek dari pasien. Pasien mengeluhkan adanya pembatasan pasien yang hanya sedikit saja.

Misalnya Dadang. Pensiunan PNS yang menderita diabetes ini, Kamis (3/9/2015), tak bisa mendapat pelayanan kesehatan lantaran ditolak petugas RSUD dr Loekmono Hadi Kudus.

”Alasannya, kuota pasien hari ini sudah melewati batas yang telah ditetapkan. Padahal saya datang ke rumah sakit pukul 07.00 WIB. Tapi tak dilayani karena RSUD memberlakukan ketentuan baru,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, info tiap hari pendaftaran pasien dibatasi maksimal 50 orang. Kebijakan pembatasan pelayanan kesehatan ini dinilai merugikan kepentingan pasien. Selain itu, juga menyalahi ketentuan pelayanan publik.

Menurut dia, pembatasan seharusnya tidak usah dilakukan. Sebab sebagai rumah sakit yang dikelola pemerintah, memiliki tenaga yang banyak. (FAISOL HADI/TITIS W)