Ajarkan Siswa Falsafah Hidup Ki Hajar Dewantara

Proses kegiatan belajar mengajar di SMP Taman Dewasa Kudus (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono

Proses kegiatan belajar mengajar di SMP Taman Dewasa Kudus (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono

 

KUDUS – Sebagai salah satu sekolah yang merupakan bagian dari Yayasan Taman Siswa yang didirikan oleh tokoh Ki Hajar Dewantara, maka SMP Taman Dewasa Kudus selalu mengajarkan kepada siswanya mengenai ajaran hidup dari seorang Ki Hajar Dewantara.

Seperti halnya mengenai falsafah hidup tentang “Mikul Dawet Rengeng-rengeng”. Hal itu merupakan gambaran seorang manusia yang merasa tenteram meskipun hidupnya terasa berat.

”Selain pelajaran reguler, kita juga memberikan ajaran tentang hidup ini, sesuai yang diajarkan Ki Hajar Dewantara. Yakni bagaimana hidup yang tidak usah terlalu bermewah-mewahan, namun bermanfaat bagi sesama. Hal ini, tentu akan menjadikan hidup seseorang lebih tenteram. Ibaratnya itu tadi, mikul dawet rengeng-rengeng,” ujar Wakil Kurikulum SMP Taman Dewasa Kudus Sri Rahayu.

Begitupun sebaliknya, orang yang hidup terlalu glamour, justru tidak menjamin hidupnya tenteram. Hal ini, katanya diibaratkan “Numpak Motor Mbrebes Mili” atau naik mobil dengan menangis. ”Artinya, meskipun hidup orang tersebut dengan kemewahan, namun hidupnya tidak tenteram,” imbuhnya.

Bahasa kiasan itu menandakan bahwa hidup sederhana,seadanya itu lebihnikmat dibanding dengan hidup glamour, namun dirinya tertekan denganberbagai masalah.

“Dengan adanya ajaran ketaman siswaan semacam itu, maka sejak dini siswa dididik untuk bisa hidup sederhana, apa adanya, serta mandiri atautidak selalu menggantungkan nasibnya kepada orang lain,” ujarnya.

Kepala SMP Taman Dewasa Kudus Lis Mujiati menambahkan, selama ini pihaknya terus menggembleng anak didiknyadengan ajaran Ki Hajar Dewantara. Hal ini, supaya mereka bisa mengerti arti dari kesederhanaan. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)