Pembuatan Kolam Tambat Kapal di Juwana Dinilai Tak Efektif

Kolam Tambat Kapal (e)

Sebuah kapal nelayan akan parkir di kawasan tambat kapal di Sungai Juwana. (MuriaNewsCom/Lismanto)

PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati rencananya membuat kolam tambat kapal di Juwana. Hal tersebut untuk mengurangi tingkat kepadatan parkir kapal di Sungai Juwana yang sampai saat ini masih berpolemik.

Meski begitu, rencana pembangunan tersebut dinilai tidak efektif. Bahkan, pengadaan infrastruktur tersebut justru dikhawatirkan hanya menambah beban negara, lantaran butuh biaya pemeliharaan yang tidak sedikit.

”Solusi untuk mengatasi tingkat kepadatan kapal nelayan yang parkir di Sungai Juwana tidak harus membuat kolam tambat. Itu hanya menghabiskan anggaran negara, karena biaya perawatannya tidak murah,” ujar Jamari, salah seorang nelayan saat dikonfirmasi MuriaNewsCom, Senin (31/8/2015).

Rencananya, Pemkab Pati akan membangun kolam tambat kapal di sebelah utara Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Unit II Bajomulyo Juwana. Lokasi itu pun dinilai tidak sesuai dengan kondisi lingkungan, karena berupa tambak di dekat sungai.

”Normalisasi sungai dan penyadaran nelayan untuk menjaga sungai itu jauh lebih efektif, ketimbang membuat kolam tambat ikan di kawasan tambak,” tandasnya. (LISMANTO/TITIS W)