Gara-gara Puntung Rokok, Hutan Blora Terbakar

Kebakaran hutan wilayah KPH Cepu, Blora yang terjadi dini hari. (MuriaNewsCom/Priyo)

Kebakaran hutan wilayah KPH Cepu, Blora yang terjadi dini hari. (MuriaNewsCom/Priyo)

 

BLORA – Musim kemarau yang sudah terjadi beberapa bulan lalu harus diwapadai masyarakat dan warga kawasan hutan yang berdekatan dengan jalan raya karena wilayah itu rawan terjadi kebakaran hutan. Sebab memasuki musim kemarau seperti ini sangat berpotensi tinggi terjadinya kebakaran.

“Dari pengalaman waktu-waktu sebelumnya di tahun-tahun lalu, wilayah hutan yang terbakar berada di pinggir jalan raya. Hal ini disebabkan dengan tidak sengaja masyarakat membuang puntung rokok sembarangan di pinggiran hutan. Sehingga mengakibatkan kebakaran,” kata Humas KPH Perhutani Cepu, Edisud, Jumat(28/8/2015).

Menurutnya, saat ini potensi kebakaran cukup tinggi di wilayah hutan KPH Cepu. Sehingga untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya mulai melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran. Kebakaran hutan lebih banyak terjadi di tepi jalan. Sebab, dimungkinkan banyak orang-orang yang tidak sengaja membuang puntung rokok. Selain itu, bisa jadi ada unsur kesengajaan yang ingin membakar semak hutan-hutan tersebut.

“Kebakaran hutan di dekat jalan raya bisa disebabkan juga karena disengaja oleh masyarakat yang ingin membuka lahan. Sehingga, biasanya ada kesengajaan untuk membakar semak-semak di hutan tersebut.” Imbuhnya.
Meski demikian, pihaknya mengimbau apabila ada yang ingin membuka lahan pertanian diharapkan untuk izin dari perhutani terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan untuk mempermudah pendataan lahan hutan yang digarap warga pinggiran hutan.

“Sebaiknya mereka (warga, red) izin dulu agar perhutani mudah untuk mendatanya,” terangnya.(PRIYO/AKROM HAZAMI)