Ini Bukti Polisi Jepara Selidiki Dugaan Pupuk Palsu

Ilustrasi

Ilustrasi

 

JEPARA – Sampai saat ini aparat kepolisian masih mendalami kasus pupuk diduga palsu di Kabupaten Jepara. Terakhir ini, Satreskrim Polres Jepara membawa pupuk diduga palsu untuk diujikan ke laboratorium Balai Besar Pertanian Provinsi Jawa Tengah. Hasil laboratorium tersebut direncanakan aparat dirilis satu pekan lagi.

“Satreskim telah melakukan penyitaan barang bukti pupuk itu. Selain itu juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Kemudian pupuk itu diujikan di lab,” kata Kabag Ops Polres Jepara Kompol Slamet Riyadi kepada MuriaNewsCom, Senin (24/8/2015).

Menurutnya, jenis pupuk yang diuji laboratrium ke balai besar tersebut antara lain, NkCI, Neo Phonska, Neo Phonska warna biru, dan Fonska. Pihaknya mengujikan dalam rangka membuktikan legalitas. Selain itu juga terkait komposisi pupuk, label mutu, jaminan keistimewaan, kesesuaian yang tertera pada etiket.

Meski tertera izin dari Kementerian Pertanian, bisa saja pupuk tersebut tak legal. Polres akan memanggil distributor bila terbukti pupuk tersebut ternyata palsu. Indikasi dugaan palsu tersebut berdasarkan kecurigaan kelompok petani.
“Kami masih menunggu hasil laboratorium dari balai besar sebelum melakukan langkah berikutnya,” katanya. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)