Kampanye Pilkada Rembang di Medsos Bikin KPU Pusing

Maftukin, Komisioner KPU Kabupaten Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

Maftukin, Komisioner KPU Kabupaten Rembang. (MuriaNewsCom/Ahmad Feri)

 

REMBANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang tengah melakukan kajian untuk menetapkan aturan tentang kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 melalui media sosial (medsos).

Pemakaian facebook atau twitter bakal menjadi sorotan KPU setempat agar konten yang ditampilkan tidak menyalahi aturan. Salah satu yang menjadi fokus perhatian KPU tentang pemakaian satu akun untuk satu pasangan calon.

“Opsi satu pasangan calon satu akun tentu akan lebih elegan ketimbang kampanye melalui banyak akun. Nantinya akun medsos yang dipakai untuk kampanye mesti dilaporkan kepada KPU. Namun aturan rincinya masih kita bahas. Idealnya, satu pasangan calon, satu akun, misal di twitter satu dan facebook satu,” ujar Maftukin, Komisioner KPU Kabupaten Rembang, Rabu (19/8/2015).

Selain kampanye lewat medsos, Maftukin mengatakan KPU juga mulai mengkaji kampanye lewat media elektronik dan cetak. Menurutnya KPU lebih cenderung menggunakan radio guna mengampanyekan pasangan calon kepala daerah. Dia menyebutkan ada lima radio di Rembang yang akan menjadi mitra KPU terkait kampanye pasangan calon.

“Nanti setiap pasangan calon diberikan kesempatan yang sama untuk dikampanyekan. Masing-masing pasangan calon akan kita iklankan selama 14 hari. Konten iklannya berasal dari pasangan calon, kami yang mencermatinya sehingga tidak ada pelanggaran kode etik kampanye. Tahapan kampanye akan dimulai 27 Agustus hingga tiga hari sebelum 9 Desember 2015,” kata Maftukin. (AHMAD FERI/AKROM HAZAMI)