Di Kudus, Mayoritas UMKM PKL

Ilustrasi

Ilustrasi

 

KUDUS – Belasan ribu UMKM di Kudus, sebagian besar di dominasi dari kalangan Pedagang Kaki Lima (PKL). Hal itu diyakini pemkab lantaran hampir di semua tempat terdapat PKL yang berjualan.

”Pelaku usaha jenis tersebut sangat banyak diminati karena menggunakan modal yang cenderung terjangkau. Selain itu hasil yang diperoleh juga cukup besar,” katanya Plt Kepala Dinas Perinkop dan UMKM Bambang Tri Waluyo kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, para pelaku UMKM kebanyakan terkendala dalam hal modal. Khususnya pada UMKM yang mikro. Untuk itu pemkab menyarankan dengan mengikuti Progam KUP.

Menurut dia, selain para PKL yang mengisi kelompok yang besar. Kelompok warung makan dan pertokoan juga penyumbang UMKM yang tinggi. Terlebih disemua desa dipastikan terdapat pengusaha yang membuka toko, semakin menambah data UMKM di Kudus.

”Kalau pembinaan yang kami lakukan hanya sampai pada tingkatan mikro saja. Kalau sudah menjadi kelompok usaha yang kecil, maka kami melepasnya dan membina kelompok UMKM yang mikro lainnya. Sebab kami menilai jika sudah enggel-enggel menjadi kecil modal lebih dari Rp 50 juta, berarti mereka dapat hidup. Begitu seterusnya dengan siklus yang diatur,” tuturnya. (FAISOL HADI/TITIS W)