Duh, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Jepara Masih Saja Tinggi

Sholih, Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Sholih, Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Jepara masih cukup tinggi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mencatat, sejak awal tahun hingga akhir Juli kemarin saja, sudah ada 55 kasus kekerasan. Dari jumlah tersebut, 32 melibatkan anak-anak, dan sisanya 23 kasus melibatkan perempuan.

”Kasus kekerasan yang melibatkan perempuan dan anak di Jepara masih tinggi. Selama setahun lalu, pemerintah sudah menangani sekitar 93 kasus. Kalau saat ini, sampai bulan Juli sudah ada 55 kasus,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Sholih.

Dia mengungkapkan, menurutnya, berbagai kasus yang melibatkan perempuan dan anak-anak, bukan hanya masalah kriminal yang ketika kasus tersebut sudah ditangani secara hukum, maka kasus tersebut sudah selesai. Namun yang harus diperhatikan adalah dampak dari kasus tersebut bagi masa depan anak.

”Orang tua harus dapat menjalankan tugasnya masing-masing dalam perlindungan kepada anak. Masyarakat pun harus menjadi kontrol,” kata Sholih. (WAHYU KZ/TITIS W)