Gelombang Tinggi Diprediksi Selama Sepekan

Sejumlah wisatawan kecelek di Dermaga Kartini Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Sejumlah wisatawan kecelek di Dermaga Kartini Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Ada puluhan wisatawan yang kecele akibat penyeberangan ke Karimunjawa ditunda lantaran gelombang tinggi. Sesuai data dari Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG), gelombang tinggi akan terjadi selama sepekan ini. Kasi Teknik Sarana dan Prasarana Bidang Perhubungan Laut, Suroto menjelaskan, kemungkinan dua kapal andalan ke Karimunjawa, KMC Express Bahari dan KMP Siginjai diperkirakan tidak bisa diberangkatkan selama sepekan.

”Sesuai data prakiraan cuaca dari BMKG seperti itu. Sejak Senin (10/8/2015) gelombang tinggi hingga akhir pekan nanti,” kata Suroto.

Menurutnya, meski prakiraan cuaca tersebut telah keluar, namun tak menutup kemungkinan dalam pekan ini gelombang laut kembali normal. Sebab, kondisi cuaca dapat berubah-ubah sewaktu-waktu. Untuk itu, agar informasi lebih valid, setiap hari BMKG juga mengeluarkan data informasi gelombang laut.

”Kalau yang harian dapat dilihat di website BMKG. Biasanya sekitar pukul 14.00 WIB sudah ada prakiraan cuaca untuk esok hari,” ungkapnya.

Adapun mengenai ada penumpang kecelek lantaran sudah sampai di Dermaga Kartini, menurut dia, hal itu karena tak memesan teket melalui agen wisata (Tour leader). Sebab agen wisata sudah mengetahui ada gelombang tinggi, sehingga melakukan pemberitahuan. ”Tapi tak banyak yang kecele. Sebab wisatawan banyak yang memesan tiket melalui agen wisata maupun ke operator secara langsung,” imbuhnya. (WAHYU KZ/TITIS W)