Nasib Pemandu Karaoke Pungkruk Jepara Tinggal Menghitung Waktu

Bangunan- bangunan yang nampak masih bagus di kawasan Pungkruk akan dirobohkan pada 19 Agustus nanti. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Bangunan- bangunan yang nampak masih bagus di kawasan Pungkruk akan dirobohkan pada 19 Agustus nanti. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Setelah sempat tertunda, kepastian pembongkaran bangunan tempat karaoke di Pungkruk, Jepara, dipastikan akan dilakukan pada tangggal 19 Agustus 2015 atau delapan hari lagi.

Kepastian itu muncul setelah rapat koordinasi dipimpin oleh Wakil Bupati Jepara, Subroto di ruang kerjanya Senin (10/8/2015).

Rapat diikuti oleh jajaran Polres, Kodim, Kejaksanaan Negeri, Satpol PP, Kesbangpol, Dinas Pariwisata, Dinas Ciptaru, Dinas Bina Marga, Pengairan dan ESDM, Bappeda, Camat Mlonggo dan sejumlah pejabat terkait. Disamping itu juga dihadiri oleh Ketua MUI,Ketua FKUB, Ketua NU dan pengurus GP Ansor.

Kabag Humas Setda Jepara Hadi Priyanto mengatakan, di samping bangunan di kawasan itu dibangun tanpa izin di atas tanah Pemerintah Kabupaten Jepara, dampak yang menyertai keberadaan tempat karaoke itu yang sangat meresahkan masyarakat, seperti miras, prostitusi terselubung hingga tingginya akan perceraian di Jepara.

Bahkan tinggginya akan penyakit HIV / AIDS di Jepara juga patut diduga sebagian bermula dari kawasan ini.

“Dalam rapat tersebut, setelah mendengarkan pertimbangan semua peserta rapat, Wakil Bupati Subrroto memutuskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Jepara dengan didukung seluruh unsur Forkopinda serius dalam menyelamatkan generasi muda dan masa depan Jepara. Ini juga bukan bentuk arogansi aparat, tetapi semata-mata untuk memberikan kepastian terhadap pembangunan moraltitas generasi muda kita kedepan,” ujar Hadi seusai mengikuti rapat koordinasi tersebut kepada MuriaNewsCom, Senin (10/8/2015). (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)