Kebakaran di Pati Sebabkan Kerugian Sampai Rp 30 Miliar

 Kebakaran yang melalap salah satu gudang penyimpanan barang. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kebakaran yang melalap salah satu gudang penyimpanan barang. (MuriaNewsCom/Lismanto)

PATI – Kebakaran bertubi-tubi yang melanda di berbagai daerah di Kabupaten Pati selama 2015 benar-benar membuat korban tertunduk lesu. Sebab, sejaak Januari hingga sekarang, akibat kebakaran menelan kerugian sedikitnya Rp 30 miliar.

Kerugian terbesar dari kebakaran pasar Tayu dengan akumulasi aset hingga Rp 15 miliar. Kerugian terbesar kedua disebabkan kebakaran 5 kapal di Juwana beberapa minggu lalu yang menelan kerugian sedikitnya Rp 8,5 miliar.

Sementara itu, Rp 6,5 miliar kerugian di antaranya dari kebakaran yang melalap lahan tebu, rumah, gudang kapuk dan penyimpanan barang, hingga tempat penggergajian kayu. Hal ini mendapat tanggapan dari Kepala Unit Pemadam Kebakaran Pati Heru Suyanta.

Ia berharap agar warga saat ini harus waspada terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran. Terlebih, kata dia, musim kemarau panjang yang menyebabkan suhu kian memanas berpotensi besar terjadi kebakaran.

“Pembakaran sampah kering di pekarangan, hutan, atau lahan harus diawasi hingga selesai. Penggunaan arus listrik dan kompor gas juga harus diperhatikan. Dari pengalaman kebakaran sepanjang tujuh bulan ini, kita perlu mewaspadai dan melakukan antisipasi preventif,” tandasnya. (LISMANTO/AKROM HAZAMI)