Ada Tunggangan Baru, Kades Perempuan Tak Perlu Nunggu Jemputan untuk Hadiri Rapat

Ilustrasi Kendaraan Dinas

Ilustrasi Kendaraan Dinas

KUDUS – Belasan kepala desa perempuan di Kudus pagi tadi tersenyum bahagia, setelah mereka mendapatkan sepeda motor baru sebagai kendaraan operasional. Sebelumnya, para kades ini mendapat tunggangan bekas dari limpahan SKPD lain.

Bupati Kudus Musthofa menyatakan, kendaraan tersebut untuk mendukung operasional kerja instansi dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Secara keseluruhan, ada 49 unit sepeda motor baru jenis Honda Supra X 125, yang dibagikan tidak hanya untuk kades.

“15 Kades perempuan dapat motor baru, yang sebelumnya memakai motor lama limpahan dari SKPD lain. Motor lama ditarik dan diganti yang baru, hal ini untuk membantu moda transportasi para kades perempuan,” katanya, Selasa (4/8/2016).

Menurutnya, dengan adanya fasilitas tersebut, maka jika ada undangan, kades perempuan tidak perlu menunggu jemputan, kalau ada jadwal rapat atau dipanggil dadakan, langsung meluncur sendiri dengan sepeda motor baru. “Semua ini untuk kelancaran operasional masing-masing instansi,” imbuhnya.

Dia menambahkan, dari 49 sepeda motor baru tersebut, 15 untuk kades perempuan, 18 unit untuk sembilan kecamatan yang masing-masing dapat dua kendaraan, dan 16 unit untuk 10 SKPD Pemkab Kudus.

Sementara itu, Asisten III Setda Kudus Mas’ud menambahkan, motor lama yang ditarik berjumlah 15 unit dan nantinya digunakan untuk operasional bagian lain di SKPD yang belum ada operasional kendaraan.

”Kami berharapa adanya kendaraan baru, kinerja dari masing-masing instansi bisa optimal dan lebih cepat dalam segala urusan operasional. Terutama perangkat desa, segala urusannya bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk anggaran pengadaan sepeda motor baru, pemkab mengeluarkan biaya senilai Rp 801.493.000. Mas’ud mengatakan, sepeda motor baru ini diharapkan bisa dirawat sebaik-baiknya dan untuk plat kendaraan masih menunggu. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)