Pengelolaan Parkir Dimerger, UPT Parkir Masih Bingung Tentukan Target Pendapatan

Untitled-1KUDUS – Target pendapatan parkirdi Kudus yang dibebankan pada UPT Parkir mengalami revisi pada tahun ini. Hanya, angka target baru tersebut masih belum diketahui, lantaran masih dalam penyelesaian.Berubahnya target, lantaran pengelolaan lahan parkir di Kudus, kini sudah dikelola UPT Parkir pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kudus .Penyatuan pengelolaan lahan parkir, karena sudah ada UPT Parkir, sehingga dinilai efektif pengelolaannya.

Kepala UPT Parkir pada Dishubkominfo Kudus Istiyanto mengatakan, target pendapatan parkir mengalami peningkatan. Hal itu sangat jelas, karena kini UPT juga mengelola lahan parkir yang sebelumnya dikelola oleh instansi lain seperti Disdagsar dan Disbudpar Kudus.

“Masih dalam proses penyesuaian, sebelumnya parkir terpecah dan terpisah. Namun mulai Juni lalu sudah dikelola oleh Dishub melaui UPT Parkir,” kata Istiyanto, kepada MuriaNewsCom.

Dengan demikian, lanjutnya, target yang semula dibebankan kepada Dagsar dan Disbudpar jelas beralih ke UPT Parkir. Hanya, karena dalam proses pembenahan dan adaptasi, hingga memasuki Agustus masih belum juga diketahui angkanya.

Hingga kini, UPT masih fokus mengejar target parkir yang murni dibebankan pada mereka, yakni untuk parkir khusus senilai Rp 1.213.960, sedangkan parkir umum senilai Rp 395 juta. Jumlah tersebut belum termasuk dengan jumlah tambahan dari Dagsar dan Disbudpar.

Dia menambahkan, terkait penyatuan parkir, sebagai upaya agar pengaturan parkirbisa dijadikan satu  dan mempermudah pengelolaannya.

Menurutnya, dengan disatukannya pengelolaan parkir, maka keluhan masyarakit juga bakal mudah. Sebab, jika masyarakat merasa dirugikan, maka langsung dapat mengadukan keluhan tersebut melalui SMS di nomor yang terdapat di kostum juru parkir. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)