Terima Surat Penundaan Eksekusi, Pengusaha Karaoke Sebut Tak Melihat Itikad Baik dari Pemkab

Sejumlah pengusaha karaoke Pungkruk melihat surat pemberitahuan penundaan penutupan paksa yang baru diterima dari Pemkab Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Sejumlah pengusaha karaoke Pungkruk melihat surat pemberitahuan penundaan penutupan paksa yang baru diterima dari Pemkab Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Ditengah kumpul-kumpul yang dilakukan sejumlah pengusaha karaoke di Pungkruk, mereka menerima surat pemberitahuan penundaan eksekusi pembongkaran bangunan tempat karaoke di lokasi tersebut. Isi dari surat itu, menerangkan bahwa pembongkaran ditunda dari yang semula akan dilakukan hari ini (27/7/2015) akan dilakukan pada 19 Agustus 2015.

Pelaksanaan eksekusi pembongkaran ditunda lantaran pemilik bangunan tempat karaoke belum melaksanakan upaya pembongkaran sendiri. Sehingga, Pemkab Jepara memberikan tambahan batas waktu pembongkaran sampai pada hari Selasa (28/8/2015).

Diharapkan, pada batas waktu tersebut, pemilik bangunan melakukan pembongkaran sendiri. Namun, apabila sampai batas waktu dimaksud tidak melakukan pembongkaran, maka pada hari Rabu (19/8/2015) nanti, maka Pemkab akan melakukan pembongkaran paksa.

“Kami baru menerima surat pemberitahuan penundaan ini dari salah satu utusan Satpol PP Jepara, tadi pagi,” kata Perwakilan pengusaha karaoke Pungkruk, Mulud kepada MuriaNewsCom, Senin (27/7/2015).

Menurutnya, meski ada penundaan, pihaknya tidak melihat adanya itikad baik dari Pemkab untuk memberikan solusi yang terbaik bagi para pengusaha. Padahal, soal usaha yang telah digeluti selama ini merupakan sumber penghasilan mereka.

“Ini soal perut, bukan soal jabatan, kekuasaan atau yang lainnya. Jadi, kami tetap tidak mau diusir begitu saja,” katanya. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)