Tak Mau Dibongkar Paksa, Papepung Siap Angkat Senjata Lawan Pemkab Jepara

Wakil Ketua Papepung Mulud. (MuriaNewsCom)

Wakil Ketua Papepung Mulud. (MuriaNewsCom)

JEPARA – Paguyuban Pengusaha Pungkruk (Papepung) bersiap untuk melawan aparat penegak hukum yang akan melakukan eksekusi pembongkaran bangunan karaoke di Pungkruk turut Desa Mororejo Kecamatan Mlonggo Jepara. Sebagaimana rencana sebelumnya, pembongkaran akan dilaksanakan pada Senin (27/7/2015) atau awal pekan mendatang.

Wakil Ketua Papepung Mulud mengatakan, pihaknya telah menerima surat peringatan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara yang ditandatangani Wakil Bupati Jepara Subroto tertanggal 13 Juli 2015. Isi dari surat peringatan tersebut pada intinya meminta agar pengusaha melakukan pembongkaran sendiri sebelum dibongkar aparat.

”Dalam surat tersebut, dikatakan bahwa pengusaha diberi waktu sampai Minggu 26 Juli untuk membongkar bangunan sendiri sebelum tanggal 27 Juli yang akan dibongkar paksa oleh aparat. Namun, kami tidak mau melakukan itu. Kami siap melawan aparat,” ujar Mulud kepada MuriaNewsCom, Jumat (24/7/2015).

Menurutnya, sejatinya pihaknya tidak ingin melawan aparat. Tapi karena berbagai upaya untuk menego keputusan pembongkaran dari Pemkab tidak ada titik temu, dan Pemkab dianggap tak memberikan solusi. Maka pihaknya juga menyatakan terpaksa memberikan perlawanan.

”Rembug di meja sudah tidak bisa, jadi saatnya kita rembug di lapangan. Apapun yang terjadi, kami akan hadang dan kami akan lawan. Kalau aparat memaksa, jangan salahkan kami jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya. (WAHYU KZ/SUPRIYADI)